Tim Gabungan Temukan Nelayan Meukek Hilang Setelah Dua Hari Pencarian di Samudera Hindia

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan TNI-Polri, SAR, BPD dan masyarakat melakukan proses pencarian dan evakuasi korban di perairan Aceh Selatan.

Tim Gabungan TNI-Polri, SAR, BPD dan masyarakat melakukan proses pencarian dan evakuasi korban di perairan Aceh Selatan.

ACEH SELATAN| LSA-NEWS. COM — Upaya pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Samudera Hindia, Kabupaten Aceh Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari dilakukan pencarian, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (18/9/2026).

Korban diketahui bernama Edi Anto (42), nelayan asal Dusun Darul Madyan, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan. Korban ditemukan sekitar 12 mil dari bibir pantai Meukek, di perairan Samudera Hindia.

Pencarian hari kedua dimulai sejak pagi. Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas dan masyarakat terlebih dahulu melakukan koordinasi serta pembagian tugas sebelum menyisir wilayah perairan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyisiran dilakukan mulai dari titik awal korban dilaporkan hilang hingga sejumlah lokasi di perairan Samudera Hindia wilayah Kecamatan Meukek.

Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, tim gabungan akhirnya menemukan korban yang kemudian jenazah dievakuasi menuju posko pencarian di Desa Keude Meukek untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Batituud Koramil 03/Meukek, Peltu Adri Rahdian, mengatakan bahwa saat ini jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan berada di posko pencarian di Desa Keude Meukek.

“Saat ini jenazah sudah berhasil dievakuasi setelah ditemukan sekitar 12 mil dari bibir pantai Meukek. Jenazah sudah berada di posko pencarian di Desa Keude Meukek dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” ujar Peltu Adri Rahdian.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian selama dua hari, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas hingga masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mahmud Dorong Pengembangan Pelabuhan Sawang Ba'u, Berpotensi Jadi Motor Ekonomi Pesisir Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Waspada Penipuan Segitiga, Polres Aceh Selatan Ingatkan Warga Teliti Sebelum Transaksi
Kapolres Aceh Selatan Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Terseret Arus Sungai di Samadua
Rudi MS: Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Gerakan Pemuda Antinarkoba di Aceh Selatan
Sempat Dicari hingga Malam, Warga Gunung Ketek Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai
Bupati Mirwan Pimpin Rapat Evaluasi Realisasi PAD Triwulan III 2026
Tokoh Masyarakat Kluet Tengah Ungkap Fakta soal Tambang dan Kekeruhan Sungai
Jalur Nasional Terendam Banjir, Warga Sawang Minta Penanganan Drainase dan Gorong-Gorong
Tertib dan Disiplin, Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Apel serta Pemeriksaan Kendaraan
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:22 WIB

Tim Gabungan Temukan Nelayan Meukek Hilang Setelah Dua Hari Pencarian di Samudera Hindia

Jumat, 18 September 2026 - 10:43 WIB

Waspada Penipuan Segitiga, Polres Aceh Selatan Ingatkan Warga Teliti Sebelum Transaksi

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WIB

Kapolres Aceh Selatan Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Terseret Arus Sungai di Samadua

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Rudi MS: Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Gerakan Pemuda Antinarkoba di Aceh Selatan

Kamis, 17 September 2026 - 13:21 WIB

Sempat Dicari hingga Malam, Warga Gunung Ketek Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai

Berita Terbaru