ACEH SELATAN | LSA-NEWS.COM – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuhan Haji Tengah mendapat apresiasi dari pedagang sayur dan pelaku usaha lokal di Aceh Selatan. Mereka menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG turut membuka peluang usaha dan menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
Pedagang sayur, Andika, mengatakan keberadaan SPPG selama ini memberikan ruang bagi usaha kecil untuk masuk dalam rantai pasok bahan pangan program MBG.
“Kami sebagai pedagang sayur lebih mendukung MBG tetap melalui SPPG. Selama ini SPPG membuka peluang bagi usaha kecil seperti kami untuk menjadi bagian dari penyedia bahan makanan. Adanya dapur ini memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang nyata,” ujar Andika kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi apabila kebutuhan bahan pangan dipenuhi dari produk lokal.
Ia menyebut permintaan sayuran dan bahan pangan lainnya yang relatif stabil dapat memberikan kepastian pasar bagi pedagang serta membantu UMKM mempertahankan dan mengembangkan usahanya.
“Dengan adanya permintaan yang stabil, UMKM bisa meningkatkan produksi, mempertahankan tenaga kerja, sekaligus mengembangkan usaha,” katanya.
Andika mengakui sistem SPPG masih memiliki ruang untuk diperbaiki. Namun, ia berharap evaluasi dilakukan dengan tetap mempertahankan keterlibatan pelaku usaha lokal.
“Kami tidak mengatakan sistem SPPG sudah sempurna. Tentu masih ada yang perlu diperbaiki. Tetapi bagi kami, yang penting bagaimana SPPG dibenahi dan UMKM lokal tetap diberi ruang untuk terlibat,” ujarnya.
Ia berharap pola kerja sama antara SPPG dan pelaku usaha lokal dapat terus dipertahankan secara transparan dan sesuai standar yang ditetapkan.
“Kami mendukung MBG tetap melalui SPPG. Kami juga siap mendukung dari sisi penyediaan tempe dan bahan pangan lokal selama ada kerja sama yang baik, transparan, dan sesuai standar,” tuturnya.












