Mahmud Dorong Pengembangan Pelabuhan Sawang Ba’u, Berpotensi Jadi Motor Ekonomi Pesisir Aceh Selatan

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SELATAN | LSA-NEWS.COM – Anggota DPRK Aceh Selatan dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), Mahmud, mendorong Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Pelabuhan Perikanan Sawang Ba’u di Kecamatan Sawang. Pelabuhan yang menjadi urat nadi aktivitas nelayan tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra perikanan dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Dorongan itu disampaikan Mahmud menyusul kondisi muara pelabuhan yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Menurutnya, persoalan tersebut telah menjadi kendala utama bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan.

“Pendangkalan muara menyebabkan kapal nelayan kesulitan keluar masuk pelabuhan, terutama saat air laut surut. Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap produktivitas nelayan dan pendapatan masyarakat pesisir,” kata Mahmud, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, normalisasi muara menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Jika tidak, aktivitas perikanan tangkap yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan masyarakat Sawang berpotensi mengalami penurunan.

Selain persoalan normalisasi, Mahmud juga mengusulkan agar kawasan Pelabuhan Sawang Ba’u diikutsertakan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), program nasional yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat nelayan melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas usaha perikanan.

Menurutnya, Sawang Ba’u memiliki sejumlah indikator yang mendukung untuk masuk dalam program tersebut. Selain sebagai pusat pendaratan ikan, kawasan itu juga dihuni oleh komunitas nelayan yang aktif dan menjadi penopang utama ekonomi masyarakat setempat.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat membuka peluang pembangunan yang lebih luas, mulai dari peningkatan fasilitas pelabuhan, sarana perikanan, tempat penyimpanan hasil tangkapan, hingga pengembangan usaha pengolahan hasil laut yang bernilai tambah,” ujarnya.

Mahmud menilai, keberadaan program tersebut tidak hanya akan memperkuat sektor perikanan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Menata Kekuatan Birokrasi, Pemkab Aceh Selatan Segera Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Karena itu, ia mengajak Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Pemerintah Aceh, DPRA, DPRK, serta kementerian terkait untuk membangun sinergi dalam memperjuangkan pengembangan Pelabuhan Sawang Ba’u sebagai salah satu sentra perikanan unggulan di kawasan pantai barat selatan Aceh.

Menurutnya, letak geografis dan potensi sumber daya perikanan yang dimiliki Sawang Ba’u merupakan modal besar untuk mendorong kawasan tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis kelautan dan perikanan.

“Jika mendapat dukungan yang memadai, Pelabuhan Sawang Ba’u tidak hanya menjadi tempat sandar kapal nelayan, tetapi juga dapat berkembang sebagai pusat ekonomi pesisir yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” tegasnya.

Di sisi lain, harapan serupa juga disampaikan kalangan nelayan. Mereka menginginkan adanya langkah nyata dari pemerintah untuk menangani pendangkalan muara sekaligus memperkuat fasilitas pelabuhan agar aktivitas melaut dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan produktif.

Dengan potensi yang dimiliki serta dukungan berbagai pihak, Pelabuhan Sawang Ba’u diyakini dapat menjadi salah satu lokomotif pembangunan sektor perikanan Aceh Selatan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai kawasan maritim yang berdaya saing di Aceh.(id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPW PSI Aceh Roadshow ke 23 Kabupaten/Kota, Perkuat Mesin Partai Menuju Pemilu 2029
Wabup Baital Mukadis Buka Rakerda I IWO Aceh Selatan, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Usai Klarifikasi Imigrasi, Sorotan Beralih ke Investor
Musda KNPI Segera Digelar,Ini Kata Tokoh Pemuda Aceh Selatan
Bantuan Rp48,75 Juta dari Bank Aceh Jadi Sorotan, Warga Minta Transparansi Mawar FC
Menata Kekuatan Birokrasi, Pemkab Aceh Selatan Segera Lantik Pejabat Eselon III dan IV
Siapa yang Mengundang? Praktisi Hukum Desak Usut Tuntas Keberadaan 6 WNA China di Asel
Dukung Mualem, Pemuda ICMI Sebut Gas Blok Andaman Harus Diolah di Aceh
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Ketua DPW PSI Aceh Roadshow ke 23 Kabupaten/Kota, Perkuat Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:15 WIB

Wabup Baital Mukadis Buka Rakerda I IWO Aceh Selatan, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:33 WIB

Usai Klarifikasi Imigrasi, Sorotan Beralih ke Investor

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:52 WIB

Musda KNPI Segera Digelar,Ini Kata Tokoh Pemuda Aceh Selatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Rp48,75 Juta dari Bank Aceh Jadi Sorotan, Warga Minta Transparansi Mawar FC

Berita Terbaru

Aceh

Usai Klarifikasi Imigrasi, Sorotan Beralih ke Investor

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:33 WIB