Hafiz 30 Juz Asal Aceh Raih Best Award SDGs Internasional, Lulus Pendidikan Dokter USK

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | LSA-News. Com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Aceh. Ade Naylan Sadida berhasil meraih Best Award Program pada ajang The 7th International Youth Exchange and Conference SDGs Kesehatan tingkat internasional, sekaligus dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala melalui jalur Seleksi Talenta tahun 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa prestasi akademik, penguatan karakter, serta nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dalam membentuk generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Dalam forum internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara itu, Ade Naylan mempresentasikan gagasan terkait solusi kesehatan berbasis komunitas yang selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yakni kehidupan sehat dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagasan yang dipaparkannya mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai aplikatif, berbasis data, serta relevan dengan berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini.

“Forum ini memberikan ruang bagi anak muda untuk menawarkan solusi nyata terhadap persoalan kesehatan. Saya bersyukur ide yang saya sampaikan dapat diterima dan mendapat penghargaan,” ujar Ade Naylan. Senin (1/6/2026)

Di balik prestasi akademik dan internasional tersebut, Ade Naylan juga dikenal sebagai penghafal 30 juz Al-Qur’an serta peraih sejumlah prestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Menurutnya, proses menghafal Al-Qur’an telah membentuk kedisiplinan, ketekunan, serta kemampuan manajemen waktu yang sangat membantu dalam dunia pendidikan dan kompetisi.

“Menghafal Al-Qur’an mengajarkan saya disiplin, manajemen waktu, dan tanggung jawab. Satu ayat yang terlupa harus diulang berkali-kali. Mental itu yang saya gunakan saat berkompetisi dan mempresentasikan gagasan di forum internasional,” katanya.

Ade Naylan menuturkan, pilihannya melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran USK bukan sekadar mengejar profesi, tetapi juga bagian dari ikhtiar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga:  Muara Dangkal, Dermaga Padat: Nelayan Desak Normalisasi dan Pengembangan Pelabuhan Sawang Ba'u

“InsyaAllah ilmu yang saya pelajari nantinya akan saya kembalikan kepada masyarakat. Saya ingin menjadi dokter yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki empati dan akhlak yang baik,” ujarnya.

Keberhasilan Ade Naylan dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh bahwa prestasi tidak hanya dibangun melalui kecerdasan akademik, tetapi juga melalui penguatan karakter, kecintaan terhadap budaya, serta nilai-nilai spiritual yang kokoh.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, sosok seperti Ade Naylan menunjukkan bahwa anak muda Aceh mampu tampil sebagai agen perubahan, membawa gagasan inovatif di tingkat internasional tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai keislaman yang menjadi akar budaya masyarakat Aceh.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat optimisme bahwa Aceh memiliki sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan dunia di masa depan. (Id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Layani Pemasangan Ring Jantung, Ditanggung BPJS
RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Luncurkan Program JUMALDI, Direktur Terima Aduan Langsung dari Keluarga Pasien
USK dan Universiti Malaya Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Program Pengabdian Masyarakat di Pidie Jaya
USK dan Universiti Malaya Perkuat Kolaborasi Internasional, Teken Implementation Agreement
Akibat Server Bermasalah, Pelayanan Pasien di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Terganggu
Mahasiswa KKN USK Edukasi Daun Kelor dan Demo Masak DASHAT, Warga Meunasah Blang Antusias Dukung Pencegahan Stunting
‎Mahasiswa PBL II Universitas Teuku Umar Meulaboh Edukasi Gizi Seimbang dan PMT Lokal di Aceh Selatan
‎Mahasiswa PBL II Universitas Teuku Umar Meulaboh Gelar Skrining Hipertensi dan Edukasi Pemanfaatan TOGA di Aceh Selatan
Berita ini 365 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Layani Pemasangan Ring Jantung, Ditanggung BPJS

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:09 WIB

USK dan Universiti Malaya Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Program Pengabdian Masyarakat di Pidie Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:21 WIB

USK dan Universiti Malaya Perkuat Kolaborasi Internasional, Teken Implementation Agreement

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Akibat Server Bermasalah, Pelayanan Pasien di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Terganggu

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

Mahasiswa KKN USK Edukasi Daun Kelor dan Demo Masak DASHAT, Warga Meunasah Blang Antusias Dukung Pencegahan Stunting

Berita Terbaru