SUKA MAKMUE | LSA-NEWS. COM – Plt Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nagan Raya, Khaidir Amin, SE, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK), atas langkah dan terobosan strategis yang berhasil membuka peluang investasi senilai Rp200 triliun untuk daerah tersebut.
Menurut Khaidir, hadirnya investasi dalam skala besar merupakan pencapaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan investor terhadap Nagan Raya. Ia menilai, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari visi pembangunan yang dibangun secara konsisten oleh TRK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami dari KADIN Nagan Raya memberikan apresiasi kepada Bupati TRK yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam membuka ruang investasi dan membangun kepercayaan dunia usaha. Investasi sebesar Rp200 triliun tentu bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja, komunikasi, dan visi pembangunan yang terukur,” ujar Khaidir, Sabtu (13/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, dalam iklim persaingan daerah yang semakin kompetitif, kemampuan menarik investor menjadi salah satu indikator penting keberhasilan kepemimpinan. Sebab, investor tidak hanya melihat potensi sumber daya alam, tetapi juga mempertimbangkan stabilitas kebijakan, kemudahan investasi, serta keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dunia usaha.
Khaidir menilai, langkah yang dilakukan TRK menunjukkan adanya keberanian politik pembangunan yang berorientasi pada masa depan. Menurutnya, pembangunan daerah saat ini tidak cukup hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga membutuhkan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
“Di era sekarang, daerah yang mampu berkembang adalah daerah yang mampu menarik investasi. Karena investasi akan menghadirkan lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi, memperkuat sektor usaha lokal, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya melihat arah kebijakan yang dibangun TRK menuju ke sana,” katanya.
Meski demikian, Khaidir mengingatkan bahwa besarnya nilai investasi harus diikuti dengan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat memastikan keterlibatan tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, dan pengusaha daerah dalam setiap tahapan investasi yang akan berjalan.
Menurutnya, investasi Rp200 triliun harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, bukan hanya menghasilkan angka pertumbuhan ekonomi semata.
“Kita tentu berharap investasi ini menjadi investasi yang inklusif. Artinya, masyarakat harus menjadi bagian dari manfaat pembangunan tersebut. Pengusaha lokal harus mendapatkan ruang, tenaga kerja lokal harus diprioritaskan, dan dampak ekonominya harus dirasakan langsung oleh rakyat,” tegasnya.
Sebagai organisasi yang mewadahi dunia usaha, KADIN Nagan Raya, lanjut Khaidir, siap mendukung pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung setiap langkah pembangunan yang bertujuan mempercepat kemajuan daerah.
“Ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi momentum bagi seluruh masyarakat Nagan Raya. Jika peluang investasi ini dapat direalisasikan dengan baik, maka kita sedang menyaksikan lahirnya fondasi baru bagi kebangkitan ekonomi Nagan Raya di masa depan,” pungkasnya.
Kehadiran investasi bernilai Rp200 triliun tersebut dinilai menjadi salah satu peluang terbesar dalam sejarah pembangunan Nagan Raya. Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berfluktuasi, kepercayaan investor terhadap daerah menjadi sinyal positif bahwa Nagan Raya mulai dipandang sebagai kawasan yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan di wilayah Barat Selatan Aceh.











