Investasi Rp200 Triliun ke Nagan Raya, Ketua KADIN Khaidir Amin Angkat Topi kepada TRK atas Visi Besarnya

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE | LSA-NEWS. COM – Plt Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nagan Raya, Khaidir Amin, SE, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK), atas langkah dan terobosan strategis yang berhasil membuka peluang investasi senilai Rp200 triliun untuk daerah tersebut.

Menurut Khaidir, hadirnya investasi dalam skala besar merupakan pencapaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan investor terhadap Nagan Raya. Ia menilai, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari visi pembangunan yang dibangun secara konsisten oleh TRK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami dari KADIN Nagan Raya memberikan apresiasi kepada Bupati TRK yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam membuka ruang investasi dan membangun kepercayaan dunia usaha. Investasi sebesar Rp200 triliun tentu bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja, komunikasi, dan visi pembangunan yang terukur,” ujar Khaidir, Sabtu (13/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, dalam iklim persaingan daerah yang semakin kompetitif, kemampuan menarik investor menjadi salah satu indikator penting keberhasilan kepemimpinan. Sebab, investor tidak hanya melihat potensi sumber daya alam, tetapi juga mempertimbangkan stabilitas kebijakan, kemudahan investasi, serta keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dunia usaha.

Khaidir menilai, langkah yang dilakukan TRK menunjukkan adanya keberanian politik pembangunan yang berorientasi pada masa depan. Menurutnya, pembangunan daerah saat ini tidak cukup hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga membutuhkan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

“Di era sekarang, daerah yang mampu berkembang adalah daerah yang mampu menarik investasi. Karena investasi akan menghadirkan lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi, memperkuat sektor usaha lokal, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya melihat arah kebijakan yang dibangun TRK menuju ke sana,” katanya.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Meski demikian, Khaidir mengingatkan bahwa besarnya nilai investasi harus diikuti dengan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat memastikan keterlibatan tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, dan pengusaha daerah dalam setiap tahapan investasi yang akan berjalan.

Menurutnya, investasi Rp200 triliun harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, bukan hanya menghasilkan angka pertumbuhan ekonomi semata.

“Kita tentu berharap investasi ini menjadi investasi yang inklusif. Artinya, masyarakat harus menjadi bagian dari manfaat pembangunan tersebut. Pengusaha lokal harus mendapatkan ruang, tenaga kerja lokal harus diprioritaskan, dan dampak ekonominya harus dirasakan langsung oleh rakyat,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang mewadahi dunia usaha, KADIN Nagan Raya, lanjut Khaidir, siap mendukung pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung setiap langkah pembangunan yang bertujuan mempercepat kemajuan daerah.

“Ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah, tetapi momentum bagi seluruh masyarakat Nagan Raya. Jika peluang investasi ini dapat direalisasikan dengan baik, maka kita sedang menyaksikan lahirnya fondasi baru bagi kebangkitan ekonomi Nagan Raya di masa depan,” pungkasnya.

Kehadiran investasi bernilai Rp200 triliun tersebut dinilai menjadi salah satu peluang terbesar dalam sejarah pembangunan Nagan Raya. Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berfluktuasi, kepercayaan investor terhadap daerah menjadi sinyal positif bahwa Nagan Raya mulai dipandang sebagai kawasan yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan di wilayah Barat Selatan Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemkab Aceh Selatan Klarifikasi Temuan LHP BPK Terkait Kendaraan Dinas
Kapolres Aceh Selatan Jenguk Balita Penderita Kebocoran Jantung di Air Sialang Tengah
T Rival Amiruddin Kunjungi TPI Ujung Serangga, Soroti Potensi Kelautan Abdya
ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan
Tak Ada Ampun bagi Pengedar Narkoba, Polres Aceh Selatan Kembali Sita Sabu dan Amankan Pemuda Pasie Raja
Lantik 16 Pejabat, Bupati Mirwan: Jabatan Adalah Amanah, Buktikan dengan Kinerja dan Inovasi
Misteri Kristal Bening 58,52 Gram di Pasie Raja, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik.
Dugaan Korupsi Dana BOS Masih Marak, LSPI: Sekolah Tak Boleh Kebal dari Pengawasan Publik
Berita ini 460 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:05 WIB

Pemkab Aceh Selatan Klarifikasi Temuan LHP BPK Terkait Kendaraan Dinas

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:42 WIB

Kapolres Aceh Selatan Jenguk Balita Penderita Kebocoran Jantung di Air Sialang Tengah

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:09 WIB

T Rival Amiruddin Kunjungi TPI Ujung Serangga, Soroti Potensi Kelautan Abdya

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:28 WIB

ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pengedar Narkoba, Polres Aceh Selatan Kembali Sita Sabu dan Amankan Pemuda Pasie Raja

Berita Terbaru

Aceh

ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:28 WIB