Di Balik Kilau Emas Betong, Pemuda Barsela Pertanyakan Arah Kebijakan Pemerintah Aceh

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SELATAN|LSA-NEWS.COM – Seorang pemuda asal wilayah Barat Selatan (Barsela), Misbar RB, SH, menyampaikan surat terbuka kepada Gubernur Aceh terkait aktivitas pertambangan yang berkembang di kawasan Betong, Kabupaten Aceh Selatan.

Lewat surat terbuka yang beredar di tengah masyarakat, Misbar RB, SH mengangkat berbagai kekhawatiran terkait dampak pertambangan di Betong. Kritik yang disampaikan secara satiris itu menyoroti potensi kerusakan lingkungan serta pentingnya keterbukaan informasi kepada media LSA-News. Com. Betong, 11 Juni 2026.

Dalam surat tersebut, Misbar menyoroti perubahan kondisi lingkungan di Betong yang menurutnya semakin mengkhawatirkan akibat aktivitas pertambangan. Ia menyebut masyarakat mulai merasakan dampak berupa debu, kerusakan jalan, hingga kekhawatiran terhadap kondisi sungai dan kawasan perbukitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak anti pembangunan dan investasi. Namun masyarakat berhak mengetahui sejauh mana aktivitas tambang ini memberikan manfaat bagi daerah serta bagaimana jaminan perlindungan lingkungan dilakukan,” tulis Misbar dalam surat tersebut.

Ia juga mempertanyakan transparansi perizinan serta dokumen lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan di wilayah itu. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai legalitas usaha dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, Misbar meminta Pemerintah Aceh melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang beroperasi di kawasan Betong. Ia mengusulkan penghentian sementara kegiatan tambang sampai dilakukan audit terbuka terhadap seluruh izin yang telah diterbitkan.

“Kami berharap pemerintah dapat membuka data perizinan, penerima manfaat, serta dokumen AMDAL kepada publik agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Misbar juga meminta Gubernur Aceh turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang terjadi di Betong. Menurutnya, kehadiran pemerintah diperlukan guna memastikan keseimbangan antara investasi dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Baca Juga:  Surga Tersembunyi di Pesisir Aceh Selatan, Lhok Rukam Tawarkan Pesona Alam yang Memukau

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Aceh maupun instansi terkait mengenai tanggapan atas surat terbuka tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemkab Aceh Selatan Klarifikasi Temuan LHP BPK Terkait Kendaraan Dinas
Kapolres Aceh Selatan Jenguk Balita Penderita Kebocoran Jantung di Air Sialang Tengah
T Rival Amiruddin Kunjungi TPI Ujung Serangga, Soroti Potensi Kelautan Abdya
ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan
Tak Ada Ampun bagi Pengedar Narkoba, Polres Aceh Selatan Kembali Sita Sabu dan Amankan Pemuda Pasie Raja
Lantik 16 Pejabat, Bupati Mirwan: Jabatan Adalah Amanah, Buktikan dengan Kinerja dan Inovasi
Misteri Kristal Bening 58,52 Gram di Pasie Raja, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik.
Dugaan Korupsi Dana BOS Masih Marak, LSPI: Sekolah Tak Boleh Kebal dari Pengawasan Publik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:05 WIB

Pemkab Aceh Selatan Klarifikasi Temuan LHP BPK Terkait Kendaraan Dinas

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:42 WIB

Kapolres Aceh Selatan Jenguk Balita Penderita Kebocoran Jantung di Air Sialang Tengah

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:09 WIB

T Rival Amiruddin Kunjungi TPI Ujung Serangga, Soroti Potensi Kelautan Abdya

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:28 WIB

ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pengedar Narkoba, Polres Aceh Selatan Kembali Sita Sabu dan Amankan Pemuda Pasie Raja

Berita Terbaru

Aceh

ABAS, Ketika Moratorium Menjadi Tembok Keadilan

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:28 WIB