Himapol USK dan JASA Aceh Besar Revitalisasi Spirit Panglima Polem

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR|LSA-NEWS.COM – Semangat perjuangan dan nilai kepahlawanan Pahlawan Nasional Tuanku Panglima Polem IX kembali dihidupkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Syiah Kuala (Himapol USK) bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Aceh Besar di kompleks makam Panglima Polem IX, Gampong Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi Nilai-nilai Kepahlawanan Tuanku Panglima Polem IX sebagai Media Komunikasi dan Pendidikan Politik Masyarakat” itu diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan meliputi pendidikan politik, bhakti sosial, penanaman pohon, zikir dan doa bersama, hingga pemberian santunan kepada anak yatim dari keluarga besar JASA Aceh Besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia, Hasbuna Habiebie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menanamkan kembali nilai perjuangan, kepemimpinan, keberanian, dan pengorbanan yang diwariskan Tuanku Panglima Polem IX kepada generasi muda Aceh.

“Nilai-nilai kepahlawanan tidak boleh hanya menjadi catatan sejarah. Semangat perjuangan itu harus terus diwariskan dan menjadi inspirasi dalam membangun kesadaran sosial, memperkuat pendidikan politik, serta menjaga persatuan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang telah ditorehkan para pendahulu dalam membangun Aceh dan Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi pendidikan politik yang disampaikan akademisi Program Studi Ilmu Politik USK. Materi tersebut menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi serta penguatan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai lokal dan sejarah perjuangan Aceh.

Selain itu, peserta turut melakukan gotong royong membersihkan kawasan makam Panglima Polem IX dan lingkungan sekitarnya sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa sang pahlawan nasional. Penanaman pohon juga dilakukan sebagai simbol keberlanjutan perjuangan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  ‎‎Basaga 2026 Tuntas Berjalan, Kluet Raya Jadi Sasaran Utama Tahun 2027

Suasana khidmat terasa saat peserta mengikuti zikir, tahlil, dan doa bersama di kompleks makam. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa Tuanku Panglima Polem IX yang telah berkontribusi besar dalam perjuangan bangsa. Pada kesempatan yang sama, doa juga ditujukan kepada para syuhada dari keluarga kombatan GAM yang gugur selama konflik Aceh.

Ketua Umum DPW JASA Aceh Besar, Raissul Akram Marzuki, menegaskan bahwa penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Revitalisasi nilai kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mengenang sejarah. Semangat itu harus diterjemahkan dalam bentuk kepedulian sosial, pendidikan, serta penguatan nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim-piatu dari keluarga besar JASA Aceh Besar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial sekaligus membantu meringankan kebutuhan para penerima manfaat.

Kegiatan ditutup dengan kenduri kuah beulangong yang diikuti seluruh peserta dan masyarakat setempat. Tradisi khas Aceh itu menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, Himapol USK dan DPW JASA Aceh Besar berharap nilai-nilai perjuangan Tuanku Panglima Polem IX terus hidup di tengah masyarakat dan menjadi pedoman bagi generasi muda dalam membangun Aceh yang berkarakter, berdaya saing, serta tetap berpegang teguh pada sejarah dan jati dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Transaksi Rp2,5 Miliar Jadi Sorotan, Sukandi Telusuri Kerja Sama PT PAW dan POLTAS
Masrizal Siap Mundur, Namun Minta Pembina Buka Kartu soal Pergantian Pengurus YA Poltas
YA Poltas di Persimpangan: T. Sukandi Soroti Legitimasi Pergantian Masrizal ke Zirhan.
‎‎Basaga 2026 Tuntas Berjalan, Kluet Raya Jadi Sasaran Utama Tahun 2027
Pergantian Ketua Yayasan Politeknik Aceh Selatan Dipertanyakan, Alumni Soroti Dasar Terbitnya SK Baru
Sejumlah Rumah Diduga Dibobol dalam Sepekan, Warga Suak Raya Resah
Dandim Aceh Selatan Pimpin Korp Raport, 33 Personel Naik Pangkat
Pekerja PT Bugla Indo Perkasa Adukan Dugaan Pemberhentian Sepihak ke Disnakertrans Aceh Barat
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Transaksi Rp2,5 Miliar Jadi Sorotan, Sukandi Telusuri Kerja Sama PT PAW dan POLTAS

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Masrizal Siap Mundur, Namun Minta Pembina Buka Kartu soal Pergantian Pengurus YA Poltas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57 WIB

YA Poltas di Persimpangan: T. Sukandi Soroti Legitimasi Pergantian Masrizal ke Zirhan.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Pergantian Ketua Yayasan Politeknik Aceh Selatan Dipertanyakan, Alumni Soroti Dasar Terbitnya SK Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Sejumlah Rumah Diduga Dibobol dalam Sepekan, Warga Suak Raya Resah

Berita Terbaru