RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Luncurkan Program JUMALDI, Direktur Terima Aduan Langsung dari Keluarga Pasien

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPAKTUAN | LSA-NEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yuliddin Away Tapaktuan resmi meluncurkan program Jumat Mengadu Lapor Pak Direktur (JUMALDI) sebagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui komunikasi langsung antara manajemen rumah sakit dengan masyarakat.

Program tersebut diluncurkan oleh Direktur RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr. Erizaldi, M.Kes., Sp.OG, dalam kegiatan yang dihadiri jajaran dokter spesialis, tenaga kesehatan, pejabat struktural, dan pegawai RSUD, di Aula RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat (7/8/2026).

Melalui Program JUMALDI, setiap keluarga pasien rawat inap yang menyelesaikan perawatan dan pulang pada hari Jumat diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Direktur RSUD guna menyampaikan pengalaman, kritik, saran, maupun apresiasi terhadap pelayanan yang diterima selama menjalani perawatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr. Erizaldi, mengatakan bahwa selama ini rumah sakit telah menyediakan berbagai saluran pengaduan, mulai dari kotak saran, media sosial, hingga petugas layanan pengaduan. Namun, pihaknya menilai komunikasi secara langsung akan lebih efektif dalam memperoleh masukan yang objektif dari masyarakat.

“Program ini kami hadirkan agar pasien maupun keluarganya dapat menyampaikan secara langsung pengalaman selama menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan begitu kami bisa mengetahui secara objektif apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ujar dr. Erizaldi.

Menurutnya, setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan serta kedisiplinan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai.

Ia menegaskan bahwa laporan yang masuk tidak hanya menjadi bahan koreksi, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap petugas yang telah memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Apabila ada petugas yang telah bekerja sesuai SOP tentu akan menjadi apresiasi. Sebaliknya, apabila ditemukan kekurangan, akan dilakukan pembinaan dan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN USK Edukasi Daun Kelor dan Demo Masak DASHAT, Warga Meunasah Blang Antusias Dukung Pencegahan Stunting

Dr. Erizaldi menambahkan, seluruh jajaran rumah sakit memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, ramah, dan mengutamakan keselamatan pasien.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar selalu bersikap proaktif dalam melayani pasien tanpa menunggu munculnya keluhan.

“Petugas kesehatan memiliki tanggung jawab yang mulia karena melayani masyarakat yang sedang sakit, bahkan dalam kondisi panik. Oleh karena itu, pelayanan yang baik harus diberikan sejak awal tanpa harus menunggu adanya keluhan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Program JUMALDI merupakan bagian dari komitmen RSUD Yuliddin Away Tapaktuan dalam membangun tata kelola rumah sakit yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik.

Melalui program tersebut, Direktur RSUD menargetkan dapat berdialog secara rutin dengan keluarga pasien setiap hari Jumat sehingga berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing unit pelayanan.

Berdasarkan pantauan LSA-NEWS.COM, peluncuran Program JUMALDI mendapat sambutan positif dari tenaga medis dan seluruh pegawai RSUD. Manajemen berharap inovasi tersebut mampu membangun budaya pelayanan yang lebih responsif, meningkatkan kepuasan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan.(id).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

‎Masyarakat Samadua Merasa Digiring Tolak PT BSM, Singgung Rekam Jejak Panitia
H. Mirwan Kukuhkan Dua Pejabat Eselon II, Pesan Tegas: Jabatan Harus Dijawab dengan Kinerja
PKKMB 2026 Prodi Kesmas UTU, Semangat Kemerdekaan Warnai Penyambutan Mahasiswa Baru
RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Layani Pemasangan Ring Jantung, Ditanggung BPJS
Mengungkap Makna Kenduri Bungoeng Kaye, Dosen UIN Ar-Raniry Hendri, M.Si. Angkat Tradisi Aceh Selatan ke Ranah Nasional
BREAKING NEWS: Pohon Tumbang Picu Kemacetan Panjang di Simpang Tiga Sawang
BMK di Aceh Dorong Penguatan Tata Kelola dan Keadilan Distribusi Program Baitul Mal Aceh
11 Bulan Buron, DPO Kasus Penelantaran Anak Asal Aceh Selatan Akhirnya Ditangkap di Langkat
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:55 WIB

‎Masyarakat Samadua Merasa Digiring Tolak PT BSM, Singgung Rekam Jejak Panitia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

H. Mirwan Kukuhkan Dua Pejabat Eselon II, Pesan Tegas: Jabatan Harus Dijawab dengan Kinerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:12 WIB

PKKMB 2026 Prodi Kesmas UTU, Semangat Kemerdekaan Warnai Penyambutan Mahasiswa Baru

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:32 WIB

RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Layani Pemasangan Ring Jantung, Ditanggung BPJS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Mengungkap Makna Kenduri Bungoeng Kaye, Dosen UIN Ar-Raniry Hendri, M.Si. Angkat Tradisi Aceh Selatan ke Ranah Nasional

Berita Terbaru