ACEH SELATAN | LSA-NEWS.COM – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) II Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar Meulaboh menggelar kegiatan skrining hipertensi sekaligus edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya pencegahan hipertensi di Desa Gunung Ketek, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi serta penerapan pola hidup sehat melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga. Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat dan kerap disebut sebagai “silent killer” karena sering kali tidak menunjukkan gejala pada penderitanya.
Ketua Kelompok PBL II, Shinta Zuhra Maghfirah, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada skrining tekanan darah masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai upaya pencegahan hipertensi.

”Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksa tekanan darah sehingga hipertensi dapat dideteksi lebih awal. Selain itu, kami juga memperkenalkan pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai pendamping penerapan pola hidup sehat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Shinta didampingi anggota kelompok, yakni Nabila Dwi Alliyah, Intan Ma’rufiati, Resda Wati, Raskita Karina Putri Manik, dan Purnama Sari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan skrining hipertensi secara door to door melalui pemeriksaan tekanan darah warga dari rumah ke rumah. Mahasiswa melakukan pengukuran menggunakan tensimeter, mencatat hasil pemeriksaan, serta memberikan edukasi singkat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Selanjutnya, mahasiswa menyelenggarakan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan minuman TOGA dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti daun sirsak, belimbing wuluh, seledri, dan timun. Pada kesempatan tersebut, peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat masing-masing tanaman dalam mendukung pola hidup sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kami menekankan bahwa pemanfaatan TOGA merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat dan bukan pengganti pengobatan ataupun obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Masyarakat tetap dianjurkan berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami hipertensi,” kata Shinta.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi tekanan darahnya sejak dini, meningkatkan kebiasaan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta memahami cara memanfaatkan tanaman obat keluarga secara tepat sebagai pendukung kesehatan.
Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa PBL II Universitas Teungku Umar sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan, demikian.












